Sudah 950 Orang Jadi Korban Meteor di Rusia
Sudah 950 Orang Jadi Korban Meteor di Rusia - Meteor
yang meledak di atas langit Kota Chelyabinsk, di wilayah Ural, bagian
tengah Rusia, Jumat (15/2/2013) pagi tadi diperkirakan seberat 10 ton
hingga 11 ton.
Akademi Sains Rusia, dalam pernyataan resminya, juga menyatakan, meteor
tersebut melesat dengan kecepatan supersonik hingga 54.000 kilometer
perjam. Kemudian, saat berada di ketinggian 30-50 kilometer di atas
permukaan tanah, meteor tersebut meledak.
Ledakannya yang kuat hingga memporak-porandakan daerah di bawahnya.
Laporan terakhir, tak kurang dari 500 orang luka-luka dan tiga kritis.
Umumnya, mereka terluka terkena pecahan kaca bangunan akibat getaran
yang sangat kuat. Data terakhir, total korban mencapai 590 orang sepeti
dikutip Russia Today oleh Kompas.com
Pemerintah Rusia langsung mengerahkan 20.000 petugas tanggap bencana dan 3 helikopter untuk menyisir korban peristiwa tersebut.
Diperkirakan terdapat pecahan meteor yang jatuh sampai ke permukaan
Bumi. Juru bicara militer Rusia Yarslavl Roshuokin mengatakan ditemukan
kawah bekas tumbukan meteor berdiameter 6 meter di dekat sebuah danau di
daerah Cherbakul.
Selain itu, sebuah pecahan meteor juga diperkirakan jatuh di pabrik seng
yang porak poranda bagian atapnya karena gelombang kejut saat ledakan
terjadi. Atap pabrik seluas 600 meter persegi ambruk.
Meteor meledak sekitar pukul 09.20 waktu setempat di saat penduduk mulai
beraktivitas. Beberapa orang sempat merekam detik-detik menjelang
ledakan dan mengunggahnya di YouTube.
Saat meteor meledak, dilaporkan sempat terjadi perubahan suhu di sekitar
lokasi dari -6 derajat menjadi -18 derajat Celcius dan gelap beberapa
saat. Ledakan juga sempat memutus layanan telekomunikasi.







